Simulasi : Otomatis Pemimpin

PANITIA PPAM 2008

Metalurgi dan Material FTUI

Term Of Reference

(TOR)

Simulasi : Otomatis Pemimpin

Waktu : 35 mnt

Peserta : 80 orang Maba 2008 (asumsi), dibagi 8 kelompok (10 orang/kelompok)

Lokasi :

Peralatan : Lidi 30cm 8buah, daun kering lebih dari 100 buah.

Cara simulasi : Setiap kelompok diberikan lidi ukuran 30cm, dan kemudian lidi tersebut hendak diberikan kepada anggota dikelompoknya secara merata. Kemudian kelompok tersebut diberikan lagi 10 dedaunan kering, untuk dibagikan kembali kepada anggota di masing-masing kelompoknya secara merata dan daun-daunan tersebut ditancapkan ke lidi yang dimiliki tiap peserta. Setelah itu, setiap kelompok diminta berdiri dan kemudian diminta untuk melakukan tugas-tugas berikut:

    • mengerjakan 5 soal yang masing-masing berkaitan dengan mata pelajatan Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kimia dan Fisika (satu soal satu orang).

    • menjelaskan definisi dari beberapa istilah dunia metalurgi yang diberikan (satu istilah satu orang).

    • menganalisis suatu permasalahan dan memberikan solusi dari permasalahan tersebut.

Setiap tugas dilaksanakan oleh satu orang, dimana untuk tiap masing-masing tugas terlebih dahulu peserta yang hendak mengerjakan tugas tersebut memberikan daun kering yang dimilikinya kepada tim pemberi soal. Jadi, pembagian tugas sangat dituntut dalam simulasi ini. Untuk setiap pertanyaan yang benar, diberikan tambahan daun kering dan untuk setiap kesalahan daun kering diambil.

Poin Penilaian:

>80 Mampu mendapatkan banyak daun lebih dari jumlah semula.

70-80 Memiliki jumlah daun yang sedikit lebih dari awalnya (tambah 2 buah mis.)

60-70 Memiliki jumlah daun yang sama dengan awal.

<60 Jumlah daun berkurang.

Ploting Waktu:

5’ Pembagian kelompok Maba

5’ Mentor melakukan perkenalan, lalu memberikan panduan tentang bagaimana simulasi yang pertama dilakukan dan membagikan perlengkapan yang digunakan.

15’ Maba melakukan simulasi.

10’ Mentor dan Maba melakukan refleksi terhadap kedua simulasi yang telah dilakukan.

Contekan Mentor:

  • Dalam simulasi kali ini, hendak diuji sifat dasar seorang manusia. Diberikan suatu permasalahan setiap kelompok diberikan lidi ukuran 30cm, dan kemudian lidi tersebut hendak diberikan kepada anggota dikelompoknya secara merata. Kemudian kelompok tersebut diberikan lagi 10 dedaunan kering, untuk dibagikan kembali kepada anggota di masing-masing kelompoknya secara merata. Setelah itu, setiap kelompok diminta berdiri dan kemudian diminta untuk melakukan tugas-tugas berikut:

    • mengerjakan 5 soal yang masing-masing berkaitan dengan mata pelajatan Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kimia dan Fisika (satu soal satu orang).

    • menjelaskan definisi dari beberapa istilah dunia metalurgi yang diberikan (satu istilah satu orang).

    • menganalisis suatu permasalahan dan memberikan solusi dari permasalahan tersebut.

  • Setiap tugas dilaksanakan oleh satu orang, dimana untuk tiap masing-masing tugas terlebih dahulu peserta yang hendak mengerjakan tugas tersebut memberikan daun kering yang dimilikinya kepada tim pemberi soal. Jadi, pembagian tugas sangat dituntut dalam simulasi ini.

  • Untuk setiap pertanyaan yang benar, diberikan tambahan daun kering dan untuk setiap kesalahan daun kering diambil.

  • Setiap kelompok yang memiliki daun kering paling banyak menunjukkan kekompakan dan kehebatan mereka dalam berbagi tugas.

  • Masing-masing soal:

  1. Untuk soal mata pelajaran: diambil dari buku SNMPTN.

  2. Untuk istilah metalurgi:

    • Furnace

    • Polimer

    • Komposit

  1. Untuk soal analisi:

    • Sebutlah seorang bernama Pak Serkam, tinggi badan 40 inch, berat 80 lb., tinggal di kamar no. 390 di lantai 39 sebuah apartemen berlantai 40 yang murah dan berkualitas standar di pusat kota Jakarta. Lantai 5 dan 6 dari apartemen tersebut juga tercatat sebagai kepemilikannya, dimana pada dua lantai tersebut dibuka sebuah tempat Fitness yang fasilitasnya terbilang lengkap. Hal yang perlu dicermati:

Pak Serkam ini selalu menggunakan lift hingga lantai 33, dan kemudian dia meneruskannya dengan menggunakan tangga hingga mencapai lantai 39 untuk mencapai ruangan/kamarnya.”

Mengapa hal tersebut dilakukan oleh Pak Serkam? Cobalah analisis alasan beliau melakukan hal tersebut dengan menggunakan data-data yang ada. Kemudian berikan masukan setelah menemukan masalahnya mengenai kebiasaannya tersebut: apakah dia harus tetap seperti itu, atau menghentikannya dan melakukan cara yang lain untuk sampai ke ruangannya?

  • Nilai-nilai yang terkandung dalam simulasi ini:

    • Pembagian tugas akan menentukan kesuksesan tim

    • Pemimpin harus timbul dengan sendirinya setelah ada permasalah seperti ini.

    • Kemampuan personal masing-masing kelompok akan tampak dan sudah seharusnya digunakan pada tempatnya.

    • Berani mengambil keputusan dalam pembagian kelompok, atau pun sadar akan posisi dimana harus bergerak merupakan hal yang hendak di coba dalam simulasi ini.

Diterbitkan di: on Agustus 18, 2008 at 7:41 am  Komentar (1)  

Simulasi : Jargon Angkatan

PANITIA PPAM 2008

Metalurgi dan Material FTUI

Term Of Reference

(TOR)

Simulasi : Jargon Angkatan

Waktu : 30 mnt

Peserta : 80 orang Maba 2008 (asumsi), dibagi 8 kelompok

Lokasi :

Peralatan :

Cara simulasi : Setiap kelompok diminta untuk meapresiasikan jargon PPAM angkatannya dalam bentuk kabaret, teater, slogan singkat, puisi, atau apalah, yang pastinya menggambarkan dengan jelas definisi jargon PPAM -nya. Mis. Tangguh, Perduli, Cinta Jurusan diapresiasikan dalam suatu bentuk teater. ”peserta kelompok akan melakukan adegan kuat dihantam batu yg menunjukkan mereka tangguh, membantu peserta yang terluka yg menunjukkan mereka peduli, dan mereka membuat lambang ‘love’ dengan slayer hijau mereka yang mengartikan mereka cinta dengan jurusan.

Poin Penilaian:

>80 Mampu memberikan sebuah apresiasi yang dapat dimengerti dan kreatif

70-80 Menampilkan kerjasama yang baik meskipun tidak terlalu dapat dimengerti penampilannya

60-70 Sulit dimengerti dan tidak tampak kerjasamanya

<60 Tidak mampu berbuat banyak di simulasi ini.

Ploting Waktu:

5’ Pembagian kelompok Maba

2’ Mentor melakukan perkenalan, lalu memberikan panduan tentang bagaimana simulasi yang pertama dilakukan.

10′ Tiap kelompok melakukan Diskusi

15′ Maba melakukan simulasi

10’ Mentor dan Maba melakukan refleksi terhadap simulasi yang telah dilakukan.

Contekan Mentor:

  1. Menjelaskan bagaimana permainan berlangsung:

    • Tiap kelompok diminta melakukan sebuah bentuk apresiasi dari jargon angkatan mereka dalam bentuk kabaret, teater, slogan, iklan dll.

    • Akan diberikan waktu untuk berdiskusi dengan kelompoknya masing-masing untuk membicarakan simulasi ini.

  1. Setelah semua kelompok selesai membahas apa yang hendak di tampilkan, meminta kelompok yang telah siap untuk tampil terlebih dahulu

  2. Tiap kelompok akan melakukan simulasi secara bergantian.

  3. Simulasi selesai, moderator akan memberikan refleksi yang menggambarkan simulasi ini:

    • Peserta diharapkan mengerti apa yang menjadi jargon angkatannya tersebut, sehingga nantinya mereka dapat menjadikannya sebuah pegangan dalam melakukan kegiatannya disini.

    • Kemampuan mengapresiasikan suatu bentuk kata, dengan menampilkan makna yang terdalam yang dimiliki kata tersebut, menunjukkan kreatifitas yang baik.

    • hendaknya suatu pegangan didefinisikan secara bersama agar nantinya pemahaman tersebut memiliki arti yang sama dari setiap pribadi kelompok

    • Kemampuan berkomunikasi dituntut dalam keberhasilan simulasi ini

    • Memberikan gambaran bahwa setiap angkatan memiliki jargon yang nantinya dapat membantu arah dan tujuan selama berada di sini.

Diterbitkan di: on Agustus 18, 2008 at 7:25 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Simulasi : Blood Bending

PANITIA PPAM 2008

Metalurgi dan Material FTUI

Term Of Reference

(TOR)

Simulasi : Blood Bending

Waktu :

Peserta : 80 orang Maba 2008 (asumsi), dibagi 4 kelompok

Lokasi :

Peralatan :

Cara simulasi : Tiap kelompok akan diminta satu sebagai pemimpin kelompok dan memisahkan diri dari kelompoknya. Setiap dari kelompok akan diminta untuk membuat formasi huruf dengan instruksi yang diberikan pemimpin masing-masing kelompoknya. Instruksi yang diberikan oleh pemimpin, tidak boleh dengan mengeluarkan suara dan melakukan gerak bibir. Hanya bahasa tubuh yang diperbolehkan (as like as blood bending). Waktu simulasi masing-masing kelompok 10 mnt. untuk menyelesaikan bentuk formasi yang diminta.

Poin Penilaian:

>80 Kelompok mampu bekerjasama dan membentuk formasi yang diinginkan

70-80 Kerjasama yang baik, namun belum dapat menyelesaikan simulasi

60-70 Kerjasama yang kurang, namun terus diusahakan.

<60 Tidak mampu berbuat banyak di simulasi ini

Ploting Waktu:

5’ Pembagian kelompok Maba

2’ Mentor melakukan perkenalan, lalu memberikan panduan tentang bagaimana simulasi dilakukan.

15’ Maba melakukan simulasi pertama

10’ Mentor dan Maba melakukan refleksi terhadap simulasi yang telah dilakukan.

Contekan Mentor:

  1. Menjelaskan bagaimana permainan berlangsung:

    • Tiap kelompok akan diminta membentuk formasi huruf (mis.: ‘M’, ‘F’, dll.) dengan dipimpin satu orang dari masing-masing kelompoknya.

    • Pemimpin kelompoknya tersebut tidak boleh memberi instruksi dengan mengeluarkan suara dan juga melakukan gerak bibir (klo perlu mulutnya ditutup dengan slayer)

    • Dalam waktu 5mnt tiap kelompok harus dapat menyelesaikan formasi huruf yang diminta.

    • Simulasi ini dilakukan dengan tujuan menguji kekompakan tim dan kemampuan memimpin.

  1. Meminta pemimpin dari masing-masing kelompok memisahkan diri

  2. Tiap kelompok akan melakukan simulasi secara bersama-sama dalam kondisi berbaris rapih dengan masing-masing kelompoknya.

  3. Simulasi selesai, moderator akan memberikan refleksi yang menggambarkan simulasi ini:

    • dituntut adanya kerjasama tim secara keseluruhan, baik itu percaya dengan pemimpinnya, menjalin komunikasi yang baik dalam tim, melakukan pekerjaan sesuai dengan apa yang seharusnya dilakukan, kemampuan pemimpin dalam memberikan instruksi yang baik kepada tim, dll.

    • Manejerial diri yang sesuai dengan apa yang dituntut dalam kondisi dan situasi yang sedang dihadapinya.

    • Manejerial tim yang memungkinkan pekerjaan dapat terlaksana.

    • Memberikan gambaran bahwa komunikasi merupakan salah satu kunci dalam memudahkan kerjasama tim.

Diterbitkan di: on Agustus 18, 2008 at 7:23 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Simulasi PPAM 2008

PANITIA PPAM 2008

Metalurgi dan Material FTUI

Term Of Reference

(TOR)

Simulasi : One Leader; (one view & one voice)

Waktu : 30/50 mnt

Peserta : 80 orang Maba 2008 (asumsi), dibagi 3 kelompok

Lokasi :

Peralatan : 3 buah tongkat kayu atau dahan pohon kecil (ukuran panjang 40 cm).

Cara simulasi : Masing-masing kelompok memberikan satu perwakilannya sebagai pemimpin kegiatan ini. Peserta lainnya diminta berbaris dengan masing-masing kelompoknya dengan tertib. Kemudian peserta di barisan diminta untuk menutup matanya dengan slayer hijau yang mereka miliki. Pemimpin kemudian diberi instruksi. Instruksinya, yakni pemimpin diminta untuk memimpin teman-temannya yang telah ditutup matanya tersebut membentuk sebuah formasi yang berbentuk 3 huruf untuk masing-masing kelompok dalam waktu yang disediakan (10 mnt per kelompok). Ditambah, salah satu peserta dalam kelompoknya tersebut diberikan tongkat yang telah disediakan dimana sang pemegang tongkat tersebut nantinya harus berada dalam ujung terakhir dari huruf yang mereka buat, (diberitahu hanya kepada pemimpin kelompoknya, huruf-huruf yang digunakan ‘N’, ‘d’, ‘Y’ untuk huruf ‘d’ kita gunakan d kecil, N besar dan Y besar). Setiap kelompok melakukannya secara bergantian, dimana pemimpinnya terlebih dahulu dipisahkan dari kelompoknya masing-masing untuk mencegah penyusunan strategi bagi mereka yang mendapat giliran belakangan. Namun, jika waktu tidak memungkinkan, tiap kelompok dapat melakukannya secara bersamaan dengan lokasi yang berjauhan. Setelah setiap kelompok melakukan simulasi ini, moderator acara memberikan refleksi mengenai simulasi dan memberikan kesempatan untuk bertanya.

Poin Penilaian:

>80 Pemimpin mampu mengarakan teman-temannya dan yang lain mampu mengerjakan apa yang diminta pemimpin serta tugas tercapai.

70-80 Baik dalam beberapa hal tadi

60-70 Min. satu hal yang dia bisa

<60 Kemampuan untuk memimpin dan harus dimulai dari hari ini.

Ploting Waktu:

5’: Pembagian kelompok Maba

5’ : Mentor melakukan perkenalan, lalu memberikan panduan tentang bagaimana simulasi yang pertama dilakukan.

10’ /30′ :Maba melakukan simulasi

10’: Mentor dan Maba melakukan refleksi terhadap kedua simulasi yang telah dilakukan.

Diterbitkan di: on Agustus 16, 2008 at 4:47 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Simulasi 1 (kondisioning PPAM 2008)

PANITIA PPAM 2008

Metalurgi dan Material FTUI

Term Of Reference

(TOR)

Simulasi 1 : Remind me! It’s an Introduction

Waktu : 30 mnt

Peserta : 80 orang Maba 2008 (asumsi)

Lokasi :

Peralatan :

Cara simulasi : Peserta diminta membuat 8 kelompok (asumsi jika yg hadir ada 80, pokoknya 1 kel 10 orang) dimana minimal ada 1 cewe di tiap kelompok. Tiap-tiap kelompok kemudian diminta mengadakan ”cara memperkenalan kelompok” kepada kelompok lainnya, masing-masing dalam waktu 3mnt per kelompok. Buat perkenalan yang menarik dan esensi perkenalan bisa didapatkan dalam waktu 3 mnt.

Pembagian waktu:

3’: Pembagian kelompok Maba

5’: Kondisioner melakukan perkenalan, lalu memberikan panduan tentang bagaimana simulasi ini dilakukan, kemudian memberikan kata-kata yang harus diucapkan dan peralatan yang dibutuhkan.

5′ : memberikan waktu kepada Maba untuk menghafalkan cara berkenalannya.

10’: Maba melakukan simulasi

10’ : Kondisioner dan Maba melakukan refleksi terhadap simulasi yang telah dilakukan.

Diterbitkan di: on Agustus 16, 2008 at 4:44 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Simulasi 1 (kerjaan PPAM 2008)

PANITIA PPAM 2008

Metalurgi dan Material FTUI

Term Of Reference

(TOR)

Simulasi 1 : Remind me! It’s an Introduction

Waktu : 30 mnt

Peserta : 80 orang Maba 2008 (asumsi), dibagi

Lokasi :

Peralatan : Selembar Kertas dan Satu Buah Pulpen

Cara simulasi : Setiap peserta Maba akan memperkenalkan dirinya dan temannya, kepada teman disebelahnya, dengan cara mengatakan kata-kata perkenalan yang telah diatur. Kata-katanya adalah sebagai berikut:

”Saya berikan kertas dan pulpen ini kepada anda, sebagai tanda perkenalan dari saya dan teman saya yang akan selalu saling menjaga satu sama lainnya. Dari saya Indra (nama sendiri disebutkan), dan teman saya nduy (nama teman yang memberikan kertas sebelumnya), untukmu teman.”

Parameter penilaian:

>80 : kata-kata dapat diucapkan dengan lancar dan jelas (tanpa ehm…).

70 – 80 : kata-kata diucapkan cukup lancar.

50 – 70 : kata-kata banyak yang lupa dan salah menyebutkan nama teman disebelahnya.

Pembagian waktu:

10’: Pembagian kelompok Maba

5’: Mentor melakukan perkenalan, lalu memberikan panduan tentang bagaimana simulasi ini dilakukan, kemudian memberikan kata-kata yang harus diucapkan dan peralatan yang dibutuhkan.

5′ : memberikan waktu kepada Maba untuk menghafalkan kata-katanya.

10’ : Maba melakukan simulasi

10’: Mentor dan Maba melakukan refleksi terhadap simulasi yang telah dilakukan.

Diterbitkan di: on Agustus 16, 2008 at 4:42 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Diterbitkan di: on Agustus 16, 2008 at 4:04 am  Komentar (1)  
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.